“Bagaimana kalau kita sekalian mengadakan pesta ulang tahun di sana?” saran Darcio. “Kita bisa sekalian undang teman sekolah dan gurunya Gwyneira. Yang namanya anak-anak pasti suka diajak pesta di taman bermain, bukan?” Caitlyn mengangguk, “Aku setuju. Itu saran yang bagus.” Irina menggeleng. “Aku kurang setuju. Ulang tahunnya Gwyneira sudah mepet. Belum menyetak kartu undangan, memanggil jasa party planner, menyewa tempat, itu semua pasti akan memakan waktu yang tidak lama dan biaya yang tidak sedikit,” jelasnya. Dia lanjut bicara pada Darcio seraya memamerkan senyumnya, “Jadi biar kita saja yang merayakannya. Toh yang penting kita tetap merayakan ulang tahunnya Gwyneira ‘kan?” “Baiklah kalau memang itu maumu,” ujar Darcio setuju. “Oke, aku bayar dress-nya dulu,” sambung Caitlyn. Da

