Siang ini rumah Herman ramai oleh teriakan anak kecil. Kedua anaknya kegirangan karena kedatangan Ema dan Ende Tua, ditambah lagi Bulan membawakan makanan kecil untuk mereka. Herman harus bekerja keras menjaga supaya kedua anaknya tidak bermain terlalu kasar. Makan siang mereka tergolong sederhana, namun terasa nikmat karena kebersamaan. Setelah makan Bulan membantu Rina membereskan peralatan makan. Kedua wanita itu berjejalan di dapur mungil. "Bagaimana semalam tinggal di rumah baru, Ka'e? Bisa tidur nyenyak?" Herman tersenyum lebar sambil menahan si bungsu Rafael di pangkuan, sementara Mikael bermain dengan handphone milik sang ayah. "Bagus. Kami tidur nyenyak tanpa gangguan," sahut Lios. "Kakak Bulan betah?" Herman merendahkan suara. "Betah. Selama kami berdua tidak akan ada masala

