Lios memilih untuk mengabaikan ancaman Bram. Dia tidak ingin saat bermesraan dengan Bulan terganggu oleh hal yang tidak jelas. Segenap perhatian Lios kini tertumpah pada wanita dalam pelukannya. Bibir mereka melekat tanpa batas, menciptakan sebuah ruang untuk pergulatan kecil yang penuh semangat. Bulan telah mengijinkan Lios untuk menjelajah sedikit lebih jauh, karena bagaimanapun juga mereka adalah suami istri. Tidak mungkin terus-menerus menghindari sesuatu hal yang seharusnya dilakukan. Wajah Bulan merona saat Lios melepasnya. Mereka bertatapan tanpa kata. Tangan besar Lios membelai rambut sang kekasih, menyisipkan dengan lembut ke belakang telinga. Sebuah gestur yang menyentuh hati. "Aku bisa melakukannya sampai pagi," ujar Lios. Bulan tertawa kecil, "Nggak pegal?" "Masih bisa di

