"Home sweet home." Lios melepas jas dan melempar sembarangan. Bulan tidak sempat bicara karena Lios sudah melumat bibirnya dengan penuh kerinduan. Mengandalkan indera peraba mereka berdua berjalan menuju sofa tanpa melepas ciuman. Akhirnya kaki Lios tersandung dan mereka pun terjatuh. Lios mengerang karena membentur lantai. Bulan selamat karena terjatuh di atas tubuh Lios. Dia tertawa setengah mati melihat keadaan mereka. "Kamu tertawa di atas penderitaan orang lain," keluh Lios sambil mengusap pinggangnya yang cedera. "Hahaha sorry, habisnya mukamu...." Bulan tertawa sampai terbungkuk. "Lantai ini keras, Cantik." Lios tersenyum simpul. Baginya sakit membentur lantai tidaklah seberapa. Tawa Bulan membuat hatinya bahagia. "Makanya hati-hati dong. Untung aku jatuh di tempat empuk, kala

