“Yang,” pekik Evan terkejut. Evan yang melihat hal itu langsung sigap, tanpa banyak kata pria tampan itu langsung membawa Ayra ke dalam gendongannya. Dan tak lama Evan pun melangkah cepat keluar ruangan itu. Beberapa orang tampak tercengang melihat adegan itu. Mereka semua jadi bertanya-tanya. Apa yang sebenarnya terjadi hingga membuat wanita cantik itu pingsan. “Mama kok Mas Evan yang nolong Ayra sih. Harusnya kan Mas Adam.” Tanpa rasa simpati Baby malah menggerutu, ia cemburu melihat Evan menggendong wanita lain. “Sayang. Evan kan dokter. Jiwa sosialnya tinggi. Wajar jika Evan panik dan langsung gendong Ayra,” ucap Tante Helena pelan, ia mengelus rambut Baby mencoba menangkan anaknya. Adam masih terpaku dan mencerna situasi. Saat tadi Evan menggendong Ayra. Tidak sengaja ia menden

