"Apa? Benarkah bahwa dia hendak melakukan percobaan pembunuhan kepada Izma? Azam terkejut mendengar ucapan dari polisi tersebut, berarti selama ini apa yang dikatakan oleh Izma dan Ibra betul adanya. Pria itu merasa dirinya sangat bodoh. Kekecewaannya sudah menggunung di dalam dadanya ia menyesali perbuatannya percaya kepada istri tuanya. "Betul sekali Pak, karena itu saya akan membawa istri anda untuk diproses secara hukum," jawab Polisi tersebut dengan tegas. "Azam tolong aku Azam, aku tidak mau dipenjara. Aku melakukan semua itu kan aku mencintai kamu," Aliza menangis sejadi-jadinya, dia sudah kepalang basah, Polisi sudah mendapatkan buktinya dan Aliza pun sudah mengakui perbuatannya, dia hanya bisa memelas saat ini, berharap kebaikan Azam hinggap padanya. "Bawa dia secepatn

