18. Melepaskan

1869 Kata

“Perpisahan pada dasarnya memang menyakitkan. Karena itu banyak dari mereka yang enggan bertemu dengan perpisahan, tapi mereka lupa bahwa perpisahan ada saat pertemuan tercipta.” ➖➖➖➖➖ Saat ini aku sedang berada di kamar. Sembari merebahkan tubuh di kasur kesayanganku yang tidak sempat aku tiduri kemarin malam. Jujur saja, dalam kepalaku masih terngiang-ngiang perkataan ayah yang mengatakan 'jangan menyesal'. Aku tidak tahu hal apa yang sedang ayah sembunyikan. Aku juga tidak tahu hal apa yang sedang ayah pikirkan. Namun, aku bisa menarik kesimpulan bahwa ayah sedang berusaha memperbaiki segalanya. Mengingat pertanyaanku di meja makan hingga kini tak kunjung mendapat jawaban, aku menjadi sanksi bahwa ayah dalam keadaan baik-baik saja. Lama aku merebahkan tubuh, tiba-tiba suara adzan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN