Episode 37

1036 Kata

Perkataan itu terdengar simpel. Tapi telinga Knessa menangkap artinya lebih dalam dari itu. Di meja sebelah, beberapa orang masih sesekali melirik. Namun alih-alih merasa tidak nyaman, Knessa justru merasa jantungnya berdebar semakin kencang. Karena di tengah semua anggapan liar itu… Gilang tetap tenang. Tetap di sampingnya. Tidak menolak, tidak menjelaskan, tidak berusaha menjauhkan diri darinya. Seolah-seolah kehadiran Knessa di hadapannya bukan sesuatu yang ingin ia sembunyikan. Hari sudah sore ketika Knessa keluar dari lift basement dan langsung masuk kedalam mobil Gilang. Gilang tersenyum dan kemudian mobil berjalan membawa mereka menuju ke apartemen Knessa. Begitu pintu apartemen tertutup, suasana langsung berubah. Gilang tidak memberi kesempatan apa pun, begitu Knessa ing

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN