Tumpukan masalah ada di benak Dika kali ini. Ayahnya yang belum sadarkan diri dan juga bahaya yang kemungkinan akan terjadi lagi pada ayahnya, mendapati kabar buruk tentang kehidupan percintaan Dika dan juga kenyataan istrinya yang pergi dengan pria masa lalunya. Dokter mengatakan jika jantung ayahnya semakin melemah dan akan semakin bahaya jika mendapat kabar yang tidak baik untuk dia tahu. Apalagi, Dika tahu. Jika ayahnyalah orang pertama yang menyukai Raisa dan juga ibunya. Mereka bahkan tidak banyak protes meski gadis itu tanpa identitas yang jelas dan dapat pengakuan keluarganya dalam sekejap. Duduk di sebuah kursi, Dika melihat ayahnya yang tertidur di atas ranjang pasien, dengan alat bantu pernapasan sebagai sumber bantunya. Nyonya Pratama duduk di samping suaminya yang belum s

