((N))

2350 Kata

"Duduklah, Kenta." Yukhei membantu Kenta yang terluka untuk duduk di sebuah sofa besar hitam di tengah ruangan. Ditemani pendingin ruangan dan anggur kelas mewah di atas meja. Kenta menatap sekeliling, mendapati setidaknya lima sampai enam pria berjaga di sekitar. "Jangan terlalu terkejut. Ini apartemen baruku," pamer Yukhei dengan senyumnya. Dia menatap Kenta dan beralih pada perutnya. "Kudengar kau terluka. Siapa yang melukaimu?" "Anak buah Levante Zou." Yukhei mendengus mendengarnya. "Sialan pria itu. Mengapa tidak secara jantan menghukummu dan memilih menyuruh anak buahnya?" Yukhei tertawa. "Dia pengecut." Kenta tersenyum mendengarnya. Mencoba bersikap santai saat dia merasa terintimidasi dengan keadaan sekitar. "Mereka sudah memberi kabar kalau kau tidak berhasil mendapatkan Hele

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN