"Duduklah!" pinta Mr Jack pada Raisya. Pandangan wanita itu sedikit malas. Harus berhadapan dengan laki-laki angkuh. Dia sama saja seperti tuanya. Awalnya memang mereka sedikit angkuh. Dan, sekarang sama saja. Masih saja tetap angkuh. Tidak pernah berubah. Hanya sesekali dia terlihat manis saat tersenyum atau bahkan perhatian dengannya. Raisya berjalan masuk ke sebuah ruangannya yang nampak sangat aneh baginya. Ke dua matanya mulai berkeliling melihat sekitarnya. "Aku duduk di sini?" Raisya membingungkan menatapnya. Lalu kembali menatap was-was pada Jack. Dia pikir laki-laki itu sama dengan tuanya yang sedikit mesùm. "Emm... Ini ruangan tertutup, memangnya kita mau ngapain." pikiran Raisya seketika berubah jadi kotor. Dia pikir laki-laki tidak di depannya itu akan bertindak tidak sen

