Kemuning 50

1206 Kata

Kemuning terhenyak mendengar apa yang diucapkan oleh Hamid. Bisikan-bisikan itu tidak sepenuhnya salah? Apa maksudnya itu? “Oh, jadi bapak membenarkan semua bisikan-bisikan itu?” tanya Kemuning dengan otak yang terus mencerna. “Jangan-jangan bapak sengaja mendekatiku ke kantin agar orang mengira yang tidak-tidak itu?” Hamid menggeleng kecil sembari menyilangkan kaki kanan ke atas kaki kiri. “Bukan sengaja, Muning. Tapi aku tidak ingin diam-diam untuk mendapatkan dirimu.” Kemuning langsung membeku seketika. Baru saja, Hamid dengan santainya mengatakan tentang pendekatan. “Apa? Mendekatiku?” Hamid mengangguk. “Iya, mendekatimu. Adakah yang salah dengan jawabanku, Muning? Aku lajang dan kamu juga lajang. Salahkah pria lajang mendekati wanita yang lajang?” “Tapi mendekati yang seperti ap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN