Bel tiga kali tanda bahwa ujian kenaikan kelas telah selesai akhirnya berbunyi. Nasya menghembuskan napas lega lalu Nasya segera bangkit untuk mengumpulkan lembar jawaban. Saat sudah kembali ke tempat duduknya dan Nasya menengok ke kiri, kedua bola mata Nasya bertemu dengan kedua bola mata Sakha, Sakha tersenyum hangat, namun Nasya langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain. Nasya buru-buru merapikan alat tulisnya dan langsung keluar meninggalkan kelas. Nasya berhenti berlari di depan Loby, Nasya menarik napas lega karena Sakha tidak mengejarnya. Namun, dalam hati Nasya berkata. "Gue pergi aja, lo ngga ngejar." Lalu Nasya tersenyum miris. Baru saja Nasya ingin melangkahkan kembali kedua kakinya, lengan Nasya sudah terlebih dahulu ditahan oleh seseorang. "Kenapa ninggalin gue?" t

