Kebal Hati

2105 Kata

Dokter ahli kandungan sedang menggerakkan alat canggih pada perut Alice menggunakan gel. Alice kembali melihat dengan jelas bagaimana janin itu tumbuh dan berkembang dalam rahimnya melalui monitor. Jika kemarin perasaannya begitu senang, kali ini tak ada ekspresi apa pun. Hanya air mata yang jadi saksi bisu rapuhnya seorang Alice saat ini. Dia sedang berusaha menghidupkan nyawa lain di tengah-tengah perasaan ingin mengakhiri hidupnya sendiri. Sungguh menyedihkan! “Kandungannya tujuh minggu ya. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, dia baik-baik saja. Apa Mbak Alice mau denger detak jantungnya lagi?” Jason sengaja menyuruh Alice periksa kandungan lagi, sebab takut terjadi sesuatu pada janin itu. Alice syok akibat kejadian di Superyacht, lalu mengamuk beberapa waktu lalu, takutnya malah ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN