Michael mengumpat kasar seraya menenggak wine di tangannya. Emosi dan amarahnya semakin menjadi. Pria itu berada di ruang kerjanya yang ada di mansion-nya. Dia menyesal pulang ke rumah dan berujung bertengkar pada Casandra. Bahkan tadi dirinya lepas kendali sampai membuat Casandra tersungkur di lantai. Michael tak bermaksud melukai Casandra, tapi tadi di kala dirinya meminta Casandra untuk menjauh darinya, malah istrinya itu terus mencerca dan menuduhnya. Itu yang membuat Michael naik pitam dan sampai tega membuat Casandra terluka. Michael menyambar rokoknya, menyalakan, dan mengisapnya kuat. Asap rokok terembus ke udara. Michael berusaha mengatasi emosinya. Tadi, Michael ingin pergi, tapi hatinya merasa tak nyaman. Apalagi benaknya penuh dengan bayang-bayang Casandra yang terus menang

