Langit sudah gelap. Hanya sinar bulan yang menerangi hutan itu. Casandra duduk di bebatuan besar bersama dengan Michael. Mereka menikmati keindahan sungai di hadapan mereka. Michael menyalakan api unggun guna menerangi sekitar agar jauh lebih terang. Tentu sinar bulan tak akan banyak membantu. Tampaknya Michael dan Casandra masih enggan meninggalkan hutan itu. Sesaat, Casandra memejamkan mata di kala embusan angin menerpa kulitnya. Senyuman di wajah Casandra terlukis. Michael membawanya ke tempat yang begitu indah dan menyejukan. “Michael?” Casandra mengalihkan pandangannya, menatap Michael. “Hm?” Michael menatap Casandra sambil membelai pipi wanita itu. “Kau tahu dari mana tempat ini?” tanya Casandra ingin tahu. Michael memeluk Casandra semakin erat. “Aku suka berburu. Saat ak

