“Jadi, kamu mau mengakhiri hubungan kita setelah kemarin malam kamu menghilang tanpa kabar?” “Ya.” “Ta–tapi kenapa kamu mau….” “Aku sudah muak sama kamu dan semua kebohongan kamu, Rehan!” potong Ratu yang berhasil membuat pria itu semakin terkejut. “Bohong?” Rehan mengerutkan dahinya, pria itu masih belum mengerti tentang kebohongan yang dimaksudkan oleh wanita itu. “Ya tentang alasan kenapa kamu kembali kepadaku setelah Natalie mencampakkanmu!” Deg. Tiba-tiba saja Rehan merasa kesulitan bernapas hingga pria itu mundur satu langkah. Ada rasa penasaran yang kini hinggap di hati serta pikiran. “Pantas saja malam itu ketika kau sedang melakukannya bersamaku, kamu selalu saja menyebut nama wanita itu. Apa kamu pikir aku hanya boneka pemuas napsumu, hah?” Kali ini tangis Ratu pecah ket

