[o, Md]-- 14. Love

3060 Kata

Daiki tertidur setengah jam lalu membuka mata, dia melihat Yilla masih berada dalam pelukannya. Dia mengelus rambut gadisnya sayang, membiarkan Yilla tetap tertidur walau dia yakin kursi ruang tunggu tidak pernah nyaman untuk di pakai tidur. Murni memperhatikan mereka berdua, Daiki tak terlalu perduli hanya membiarkan wanita tua itu melihat sepuasnya. Lagi pula dia masih kesal saat gadisnya di tampar, seenaknya saja datang langsung main tampar… Lampu ruang operasi masih terus menyala, dia sudah bertekat kalau dalam 1jam lampu itu tak mati dan Luca tak keluar juga. Dia akan menerobos masuk dan menyelesaikan operasi sialan yang membuat mereka menjadi seperti ini. Setengah jam kemudian lampu itu padam.. Suara pintu operasi yang nyaring saat terbuka membuat Yilla terbangun. Murni langsung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN