Part 2

1140 Kata

Suasana di dalam studio memasak semakin sibuk dan hidup. Suara wajan beradu dengan spatula terdengar bersahutan di setiap sudut ruangan. Aroma harum bawang putih yang ditumis bersama mentega perlahan menyebar dan memenuhi seluruh ruangan. Chef Adrian berjalan perlahan mengelilingi setiap meja kerja, sesekali berhenti untuk memberikan arahan. “Apinya jangan terlalu besar ya.” “Baik, Chef.” “Kalau saus lemon butter dimasak terlalu lama, rasa segarnya justru akan hilang.” “Siap, Chef.” Keira tampak sangat fokus pada pekerjaannya. Ia mengaduk saus lemon butter perlahan hingga teksturnya menjadi kental dan berkilau cantik. Alea melirik sekilas ke arah hidangan Keira, lalu tersenyum takjub. “Kei…” “Hm?” “Kalau kita bukan sahabat, aku pasti sudah iri berat lho.” Keira tertawa kecil. “I

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN