Rachel berlari tak tentu arah, tak peduli tubuhnya basah terkena air hujan atau apa. Yang jelas sekarang ia merasa marah! "b*****t banget tu cewek, pokoknya gue benci sama dia!" Rachel menendang batu kerikil yang awalnya terdiam di depannya. "Ih, anjing!!" Tidak, seharusnya dia tidak bisa marah tanpa alasan. Jika memang dia marah karena Sandra, itu artinya ia cemburu lantaran Marchel dekat dengan Sandra? Emtahlah, Rachel tidak tau. Oleh sebab itu ia merasa kesal kepada dirinya sendiri juga yang terlihat begitu labil. "Masa gue cemburu, sih?! Idih jijik banget!!!" Rachel bermonolog. Air hasil dari penguapan itu berlomba untuk menuju permukaan, Rachel memandang sekitar. "Mampus gue!" Ia menepuk keningnya seraya mengusap wajahnya. "Gue dimana?!" Rachel mengucap syu

