BAB 48

968 Kata

   "Hai?" tanya Rachel yang nadanya lebih tepat bertanya, gadis itu menahan mati-matian rasa sesak didadanya yang sedari tadi ditahannya. Bahkan dirinya malah membiarkan Marchel —si penyebab— terus tidur dipundaknya. Ini sama sekali bukan Rachel!    "Hai," jawab Marchel sembari menegakkan tubuhnya yang sedari tadi bersandar, suara seraknya sangat membuat Rachel ingin menangis mengingat apa sebab cowok berambut cokelat itu datang kepadanya. Sedang Michael, cowok itu sudah pamit pulang karena ada suatu urusan. Rachel tertawa sinis dalam hati, dua cowok kembar itu sama-sama suka Sandra eh?    Marchel menunduk, "Maaf."    Rachel tersenyum hambar, "Buat apa?" buat jadiin lo pelarian, "Buat bersandar dibahu lo."    Lagi-lagi ia tersenyum hambar, "Kalem aja kali, btw kenapa lo minta tiba-tiba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN