BAB 44

770 Kata

   "Mika, mau jalan jalan sama Kak Marchel?"    Niat awalnya ingin mengajak Rachel, tapi hanya 0,00000001% kemungkinan dia bakal di terima. Jadi Marchel memutuskan untuk mengajak Mika, kenapa? Karena jika Mika mau, secara tidak langsung Rachel akan ikut.    Mudah bukan?    Mika yang sedang asik mengemut permen lolipop di genggamannya hanya mengangguk antusias, daripada jalan dengan Malik, Kakaknya itu bawel.    Seperti ikan.    "Bener mau? Kita main kemana?" tanya Marchel sembari mengusap rambut Mika yang sedikit lepek.    Mika menunduk, "Mika lapar, Kak," anak imut itu memegang perutnya yang kecil.    Marchel tertawa, "Yaudah, makan dulu yuk," ajaknya.    Dua lelaki berbeda usia itu berdiri, Marchel menggendong Mika di depan dan menoleh ke arah Rachel yang sedang melamun. Belum sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN