60

1585 Kata

Damar Yunta mengingkari janjinya sendiri. Dia bilang, dia tidak akan lebih banyak meluangkan waktu untuk keluarga agar Eliza tidak mengurus empat anaknya sendirian. Tetapi kenyataannya, Damar menghabiskan hampir sepanjang waktu yang dimilikinya di kantor. Pulang-pulang saat hari sudah malam dan semua anaknya telah tidur, Damar hanya sempat mencium kening mereka satu per satu. Atau kalau Alden kebetulan menangis saat Damar baru bersiap tidur, Damar akan menimang-nimangnya sebentar sebab jika Damar sudah tidur, Eliza tidak akan pernah membangunkannya. Itulah satu dari sekian banyak alasan mengapa Damar sangat mencintai Eliza, di balik hal yang dia keluhkan, pada akhirnya dia akan tetap melakukan semua itu dengan tulus. Lalu pada keesokan harinya, Damar akan kembali merecoki staff resepsion

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN