42

1127 Kata

SUARA dentuman musik classic lembut memenuhi telinga Emily dan Jesse. Mereka berdua baru saja sampai di sebuah kafe minimalis yang sangat cocok untuk menjadi sarang bagi anak-anak muda jaman sekarang. Emily sempat terpaku untuk sesaat karena kafe itu memiliki tema yang khas dan unik, tidak seperti tempat lain. Suasana lembut dan tenang juga membuat Emily merasa nyaman sekaligus senang di sini Emily mendongak sambil menatapi beberapa dedaunan yang terpasang  di sana. Sungguh cantik. Emily tidak pernah tahu kalau ada tempat seperti ini sebelumnya. "Yoww, my sister and brother!" Suara teriakkan Mikael itu menghentikan aktivitas Emily. Pandangan matanya pun teralih ke arah seorang lelaki dengan kemeja biru dongker dengan berbagai motif kecil yang tampak sangat pas di tubuhnya. Mikael ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN