Jelas Bora memekik kesakitan, sebab ponsel yang sedang dia pegang langsung meluncur sukses jatuh tepat di jempol kakinya. "Aw, sakit," rintih Bora. Bagaimana tidak sakit, ponsel cukup berat, sementara si jempol kaki berukuran mungil sesuai dengan orangnya. "Lo itu gimana sih, Bor?! Astaga ... sayang kan ponsel lo baru dan mahalnya nggak kira-kira jatuh gitu," omel Anne. Dia bilang seperti itu karena ponsel Bora bermerek apel tergigit keluaran terbaru, mahal sekali lebih mahal daripada satu buah motor matic. Sayang sekali kan kalau terjatuh ke lantai. Dia saja masih mikir-mikir untuk beli ponsel itu, meskipun terlahir sebagai putri orang kaya. Bora berdecak kesal, seraya mengambil ponselnya. Harusnya dia tidak heran lagi dengan kelakuan Anne, bukan? Salah satunya ini. Anne lebih kasihan

