Anne mengacak rambut kesal setelah telepon dari sang mami dimatikan. Saat ada pesan dari seseorang yang ternyata dari sang mami, dia menjadi tidak bisa bernapas seketika. Sang mami mengirimkan foto dirinya dengan Sano, dan lebih sial lagi, foto itu saat Sano menciumnya. Bagaimana bisa coba? Tapi Anne tanpa menebak pun sudah tahu kalau foto itu jepretan salah satu pengawal sang kakak. Entah sang kakak sengaja memberitahu kedua orangtuanya atau tidak, pokoknya ini semua salah LEON, titik. Beruntung saat disuruh pulang ke Semarang oleh sang papi, Anne bisa membuat alasan kalau dirinya sedang sibuk di sini karena pekerjaan. Anne tidak tahu apa yang terjadi di sana setelah dia menutup teleponnya. Dalam hati berharap, semoga hari ini sampai beberapa hari ke depan, tidak ada seseorang yang dat

