Dinner Mate 58

1805 Kata

Mata Sano memanas setelah melihat sang ibu sudah duduk, dan sedang disuapi oleh Bu Rika. Sementara Anne masih terus mengelus lengan kekasihnya sembari tersenyum. Semoga saja, sang kekasih sudah mau meluluhkan hatinya setelah melihat ibunya. Walau bagaimanapun, seburuk-buruknya Bu Rosita, beliau ibu sang kekasih yang telah bertaruh nyawa melahirkannya. "Tolong saling memaafkan ya, Dokter Shin. Aku yakin, calon suamiku adalah pria yang baik, dan pemaaf," ucap Anne tulus. Mungkin kalau posisi mereka sedang tidak keadaan seperti ini, Sano bakalan tersanjung, apalagi saat Anne bilang calon suaminya. Sano tersenyum lalu mengangguk, "Terima kasih, Sayang." Seiring mendekati sang ibu, hati Sano terus berdenyut. Mengingat penderitaan sang ibu membuatnya terasa menyesal karena telah membencinya s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN