Pulang dari acara pernikahan Debby, Nata langsung menemui klien. Sebelumnya, dia mengantar Mawar terlebih dahulu ke apartemen. Dan berpesan untuk menyiapkan makan malam, karena dirinya hanya bertemu klien untuk makan siang saja. “Masak yang enak, jangan Cuma makan mie doang! Jitak juga lu ntar,” ancam Nata. “Biasa juga Mawar masak, Abang aja yang kagak pulang ke sini, makannya males deh masak,” jawab Mawar. “Udah berani jawab nih kalo di kasih tau,” sahut Nata. “Kan Abang yang ajarin,” jawab Mawar lagi dengan menjulurkan lidahnya. Nata menarik tubuh Mawar hingga masuk ke dalam pelukannya. Mata keduanya bertemu pandang, dan perlahan Nata menghilangkan jarak diantara keduanya. Bibir mereka saling bertemu, lalu Nata mulai menjulurkan lidahnya dan bermain di dalam rongga mulut Mawar. A

