Kini Nata sudah siap dengan jas dan kemeja berwarna hitam. Dia tengah berdiri di depan sebuah pintu kamar apartemen milik tante Hana. Sudah tiga kali ia mengetuk pintu, tetapi tidak ada jawaban dari dalam sana. Akhirnya Nata menghubungi Bian untuk mengkonfirmasi tentang kliennya itu. "Halo, Bi." "Hmm, Ada apa?" tanya Bian. "Tante Hana kemana nih? Gue ketok pintu kagak nyahut," ujar Nata. "Udah lu coba telepon?" tanya Bian. "Udah ,Bi. Kalo belom ngapain gue telepon lu." "Bentar gue hubungin dulu orangnya," ujar Bian. "Oke." Nata memutuskan sambungan teleponnya, lalu ia menunggu beberapa menit di sana. Dan akhirnya setelah dua puluh menit , seorang wanita cantik berusia kisaran 40 tahun keluar dari dalam apartemen itu. Wanita itu tersenyum pada Nata, lalu mengulurkan tangannya. "Han

