Beberapa bulan berlalu, anggota Pacar Kontrak yang tersisa terus menerima klien, kecuali Eza. Ia masih belum bisa melayani klien karena harus melakukan operasi untuk tangan dan kakinya yang patah. Sementara itu, Bebi yang hanya diberikan waktu oleh Han dalam satu bulan, hingga kini masih belum ada kabar dari lelaki itu. Rasa kecewa Bebi juga sudah tidak bisa di bending lagi, bukan hanya tidak datang, Han juga tidak bisa dihubungi hingga saat ini. Bebi sedang berada di dalam kamarnya, ia sudah menghabiskan beberapa botol minuman di sana. Tanpa ada yang tahu kenapa cewek itu melakukannya. Hingga akhirnya, Eza menghampiri Bebi di kamarnya dan menemukan cewek itu dalam kondisi paling buruk. “Lo kenapa sih! Otak lo udah jadi bego ya!” omel Eza. “Za, hidup gue begini amat ya! Dia bilang bakal

