Kella berdiri di depan kolam renang. Ia menatap air itu dengan senang hati. Di rumahnya tidak ada kolam renang. Hanya ada di rumah ayahnya ataupun rumah mama Alby. Malvin berdiri di belakang Kella. Kella tan menyadari itu. Alby entah lah lelaki itu kemana sekarang. "Jangan kamu pikir saya bodoh. Kamu ingin membebaskan Fedrik bukan? Tidak semudah itu. Saya tau kamu mengirim mata mata untuk membuntuti saya. Saya tau itu Kella." Kella membalikkan badannya. Malvin menyeringai. "Seorang mafia? Benar bukan? Saya telat menyadari itu. Sebelum kamu menyelamatkan Fedrik. Saya akan membuat konflik di rumah tangga kamu dan Alby. Saya pastikan saat saya melakukan niat jahat sama kamu maka Alby tidak akan bisa menolong kamu. Itulah yang saya harapkan." "Saya tunggu permainan anda tuan Malvin." Ke

