Motor Alby memasuki perkarangan sekolah membuat beberapa pasang mata menatapnya iri. Dan kebetulan disana ada teman teman mereka berdua dan kabar gembira nya adalah dua botak tidak ikut sekolah lagi dan papa nya Nisa pulang ke jerman. Hanya ada mata mata saja yang mengikuti Nisa tanpa sepengetahuan Nisa jadi papa nya Nisa bisa mengawasi Nisa dari jauh. Di jerman papa nya Nisa mengurus bisnis. "Ciee makin lengket aja nih," ledek Jovan. "Iri bilang bos," balas Alby dan melepaskan helm di kepala Kella. "Neng Laily. Mau jadian sama babang Jovan nggak?" jovan mencolek lengan Laily membuat Laily mundur. "Biarpun Laily gesrek gini yah. Laily juga milih milih. Nembak nggak romantis," ketus Laily membuat Jovan mencebikkan bibirnya dan Gilang memukul wajah Jovan. "Najis!" "Eh." Nisa kag

