Kini seorang gadis sedang duduk di sofa dengan kaki di angkat satu. Ia sangat bersantai sekali karna ayahnya 2 hari tidak pulang dan hari ini kunjungan terakhir ayahnya di bank megado. Siapa lagi kalo bukan Saquella rawnie penjahat kelas kakap yang mempunyai akal licik. Licik sudah dipastikan pintar tapi pintar belum tentu licik. King julukan di dunia perampokan besar dan ratu iblis di julukan dunia mafia. Tatapan nya bisa setajam elang. Tapi jika sudah sama orang terdekat dan orang yang ia sayangi maka tatapannya melembut seketika. Apalagi akhir akhir ini Alby sering membuat dirinya melayang. Alby orangnya susah di tebak. Selalu saja ada ide romantis nya. Kella pun tidak merasa risih dan malah merasa nyaman ketika di dekat Alby. Dinda memandangi Qailla penuh pertanyaan saat melihat

