Hari sudah mulai gelap karena mendung, tetapi Yumna tak memperdulikannya. Ia segera bergegas masuk ke dalam parkiran rumah sakit, namun belum sempat ia menemukan sosok yang ia cari. Ia sudah terlebih dahulu dibekap dan di seret masuk kedalam mobil Van berwarna hitam. Mobil itu membawa Yumna yang sudah tak sadarkan diri pergi dari rumah sakit, mobil tersebut menuju ke sebuah gudang kosong yang sudah kumuh dan jauh dari pemukiman warga. Mario menatap Yumna dengan tatapan yang tajam. " Beraninya kamu kabur dan tinggal bersama orang lain! " Gumamnya sambil menyentuh lembut pipi Yumna. " Hari ini, kamu akan jadi milikku Yumna! " Yumna masih tergeletak di atas ranjang tak sadarkan diri. " Kamu cantik sekali kalau sedang tidur seperti ini. " Rio terus mengoceh tak karuan. Rio berjalan

