"Gila, ya?!" omel Hanin begitu kesal dengan tindakan gegabah yang dilakukan Attar dan hampir mencelakai nyawa mereka. Ia mendelik tajam pada Attar, berdecak sebal. "Seenggak mau itu ya kamu bahas tentang aku? Tapi gak perlu dengan cara yang bikin kita hampir mati!" Hanina membuat wajahnya ke sembarang arah dengan perasaan dongkol, membuat Attar menghela napas kasar dan frustrasi. Ia mengusap wajahnya dan menenangkan diri. "Aku gak bermaksud seperti itu. Maaf," ucap Attar dengan nada rendah. Ia menatap lirih pada Hanina yang enggan menatapnya lagi. "Maaf aku sudah buat kita hampir celaka. Aku hanya... sedikit terkejut karena kamu tiba-tiba membahas hal itu sekarang," ucap Attar lagi menambahkan. Ia berusaha menjelaskan pada Hanina walaupun dengan kalimat yang berbelit dan terkesan

