"Hanin! Kemarin Nak, duduk di sini," ajak Drajat menyambut Hanin dengan hangat saat memasuki ruang makan. Hanin mengulum senyum kecil, bergabung bersama Drajat dan Attar di meja makan. Tampak makanan sudah terhidang dengan rapi dan menggiurkan. Berbagai menu makanan terlihat lezat, dan hampir semuanya adalah menu kesukaan Hanin. "Kakek khusus meminta pada koki untuk memasakkan makanan kesukaanmu malam ini," ucap Drajat dapat membaca ekspresi wajah Hanin yang tampak. terkejut Hanin semakin terkejut, ia menatap Drajat dengan wajah sumringah. "Oh iya?" ucap Hanin gembira. "Terima kasih banyak Kakek!" Drajat hanya menjawabnya dengan anggukan kepala pelan dan senyum kecil. "Yasudah, ayo kita mulai makan! Jangan terlalu banyak mengobrol," pinta Drajat sembari membuka makan malam dengan me

