" Kamu..." Ujar Ayu begitu menyadari siapa teman satu liftnya, wajahnya langsung berubah kecut. Di saat seperti ini dirinya malah bertemu dengan pria yang sangat dihindarinya . Ayu perlahan melangkah mundur menjauh dari pria itu dengan merapatkan tubuhnya pada dinding lift. Berusaha Berdiri sejauh mungkin, menjaga jarak dari pria yang berdiri di dekat tombol lift itu. Mata pria itu memicing melihat raaksi Ayu yang sangat jelas terlihat menghindarinya. Dia bertanya-tanya apa yang telah dia lakukan pada wanita itu sehingga dirinya dihindari sedemikian rupa seperti orang pesakitan. " Tidak perlu ketakutan seperti itu. Aku tidak akan menerkammu." Ujar pria itu merasa sedikit tersinggung terdengar dari nadanya yang sedikit kasar. Tidak ingin berdebat dengan wanita itu, dia mengalihkan perh

