bab 32

1407 Kata

" Malang sekali nasibmu. Umur masih muda sudah impoten. Makanya jangan mempermainkan wanita" ejek Ana sambil tertawa senang. " Aku tidak impoten. Hanya tidak bernafsu saja dengan tubuh wanita lain saat ini" kilah Evan tidak terima terhadap ejekan Ana. " Sudahlah sayang, jangan mengejeknya terus, Evan sekarang kena batunya, tampaknya juniornya kini telah menemukan sarangnya. Sayangnya dia telah menemukannya sarangnya pada wanita yang salah" sela Rey menengahi perdebatan mereka sambil tersenyum geli melihat istrinya dan Evan yang setiap bertemu selalu saja berdebat. Selain keluarganya, hanya Evan yang bisa membuat Ana yang biasanya pelit bicara menjadi seorang yang cerewet seperti wanita pada umumnya. " Kenapa salah?" Heran Ana sambil menatap suaminya dengan ekspresi penasaran. " Karena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN