Semoga kalian suka ceritanya, ya, abaikan TYPO-nya, karena ini aku salin dari PDF, jadi masih gak beraturan, tapi bakal aku REVISi satu persatu. Hujan begitu deras membuat tubuhnya kedinginan karena angin yang menghantam daerah pemakaman di Jakarta yang saat ini sunyi dan tak ada seorang pun. Terkecuali sang penjaga makam yang sesekali terlihat oleh matanya. Deru nafasnya terdengar begitu cepat. Kadang la meminta agar nafasnya terhenti. Dari kejauhan sekitar 5 meter dari makam, seorang pria duduk dengan air mata membasahi wajahnya, wajah tampan yang dulunya penuh dengan keceriaan dan kebahagiaan serasa hilang di terpa angin dalam sekali terpaan. Nisan beijejer begitu rapi dari ratusan nisan itu ada nama wanita yang penuh dengan kebaikan di dalam hatinya. ”DELISA AGNI RAIS BINTI RAIS
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


