MAAFKAN TYPO. Yuda dengan air mata yang menetes menghampiri istrinya yang sedang terbaring lemah, menandakan jika Delisa belum juga sadarkan diri. Pemafasan Delisa dibantu oleh oksigen yang menutup hidungnya. Yuda lalu menarik kursi dan duduk di samping istrinya. ”Sayang, ini aku Yuda, bagaimana kabarmu? Apa kamu merindukanku? Apa kamu masih mencintaiku? Aku disini ingin menemuimu, ku mohon sadarlah sayang agar aku bisa meminta maafmu” ”Aku sangat berterima kasih karena kamu sudah kuat tanpaku, aku juga minta maaf karena keegoisanku selama ini, aku minta maaf karena tak berada disampingmu selama kau mengandung, aku juga minta maaf karena kesalahan yang sudah ku perbuat, kesalahan menuduhmu selingkuh" kata Yuda sembari menyeka air matanya yang terus saja mengalir. ”Aku masih sangat sa

