44

1133 Kata

Di rumah Mentari, Mentari masih saja merecoki Matahari dengan pertanyaan-pertanyaannya mengenai apa yang tadi di bicarakan oleh Rora. "Bang. Mentari juga butuh tau bang, jangan lah di sembunyikan terus" ujar Mentari. Tak lama kemudian Papa dan Mama mereka pun datang. "Eh ada apa ini? Loh Mentari kamu kenapa sayang? Kok kamu nangis??" tanya Papa Mentari. Mentari hanya diam saja dan masih menangis. "Pah, ini udah waktunya Mentari tau semuanya" ujar Matahari membuat Papa dan Mamanya menegang. "Tapi.. Papa rasa belum tepat, ini terlalu cepat" ujar Papa Mentari. "Pah, kurang cepat apanya? Matahari sama Rora tahu ini dari awal makanya kami putus demi Papa dan Mama. Matahari ke siksa, Rora bahkan lebih ke siksa daripada Matahari. Matahari merasa bersalah sama Rora Pah Mah. Keluarga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN