Setelah makan malam. Luvina mengantarkan makanan di atas nampan untuk Gita. Kondisi tubuh Gita memanglah sangat tak stabil. Penerbangan Luvina dan Fahri beserta anak-anak ke Indonesia. Akhirnya mereka tunda. Karena, kondisi Gita yang tak menentu. Luvina mengetuk pintu kamar. Dan, memutari gagang pintu. Luvina melihat Gita masih terbaring lemah. Dengan perut buncitnya. Ciri khas wanita hamil. Luvina menaruh nampan di atas nakas. Dan, duduk di tepian ranjang. "Git. Bangun. Lo makan dulu ya", ujar Luvina mencoba membangunkan Gita. "Git. Lo denger kan? Bangun makan dulu", ujar Luvina. Gita membuka pelan pejaman matanya. Melihat Luvina sedang tersenyum simpul. "Vin?", tanya Gita. Bangun dari tidurnya. "Gue bantuin ya,", ujar Luvina. Membantu Gita. Duduk bersandar di kepala ranjang. "Git

