Melihat Marcel kembali memasuki mobil jeep merah tersebut membuat Mario penasaran ke mana pria itu akan pergi. Namun, saat turun dari atap dia justru tidak melihat tanda-tanda mobil tersebut akan meninggalkan tempatnya. Membuat Mario keheranan dan segera berjalan menuju meja tempat Mentari duduk sebagai alibi. "Kok turun?" tanya Mentari tanpa menatap sang lawan bicara yang baru saja menjatuhkan tubuh di kursi seberangnya duduk. Fokusnya masih setia terpatri pada layar laptop, sibuk dengan pekerjaannya. Mario menutup kecanggungan dan kegugupannya dengan tawa hambar sembari melirik ke seberang jalan. "Nggak papa, lagi pengen liatin lo kerja aja," jawabnya. Mentari mendengus. "Ngapain juga lo liatin gue lagi kerja? Yang ada lo bosen nanti." "Ya gimana, ya? Gue lagi nganggur sekarang dan g

