Canggung

1144 Kata

Nayanika menelan salivanya sendiri. Canggung sekali seperti ini. Lagi pula, dia benar-benar tidak mau melewatkan satu malam pun untuk istirahat. Ah tapi dulu pun begitu. Dia begitu menggebu-gebu di saat malam pertama dan sekarang pun ternyata masih sama. "Eum, terserah. Terserah Mas aja," jawab Nayanika yang biarpun malu tapi tetap harus melayani suaminya ini dengan sebaik-baiknya. "Jadi boleh?" tanya Abi lagi yang ingin memastikan kenyamanan istrinya ini. "Iya. Em... ya udah." "Ya sudah ayo sini," ucap Abi sembari membalikkan tubuh Nayanika hingga mereka bertatap muka. Abi memperhatikan setiap garis wajah Nayanika. Sementara Nayanika kembali memalingkan wajahnya karena malu ketika ditatap seperti itu. "Lihat ke sini," perintah Abi sambil menyentuh dagu Nayanika dan menariknya hing

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN