Pisah Kamar

1408 Kata

Abi menghela nafas, saat mobil yang ia kemudikan berhenti di depan rumah Nayanika. Abi memalingkan muka dan melihat Nasya yang terlelap pulas di atas pangkuan ibunya. "Masih tidur?" tanya Abi pelan. "Iya. Masih." "Ya udah. Tunggu dulu. Biar aku yang angkat dan bawa Nasya ke dalam," ucap Abi yang lantas keluar dari dalam mobil duluan dan membuka pintu sebelah, lalu mengambil tubuh Nasya pelan-pelan dari atas pangkuan ibunya. Nasya sudah berpindah tangan dan Abi taruh kepala gadis kecil itu di pundaknya. Kemudian, dia menunggu Nayanika berjalan duluan dan membuka pintu rumah serta pintu kamar juga. "Taruh di sini aja," ucap Nayanika sambil menyentuh ranjangnya yang ukurannya hanya cukup untuk dua orang itu. Abi pun meletakkan tubuh Nasya di atas sana. Nayanika bagian menyelimuti anakny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN