CILY, CEO 97 "Kamu kapan pulang?" Dimas tidak bisa memberi jawaban pasti saat wanita pujaan hatinya menanyakan hal itu. Apalagi saat ini kondisi Sarah sangat-sangat memperhatikan. Wanita itu harus menjalani operasi setelah dokter menyatakan siap dan waktunya sudah tepat, ada hal-hal yang harus di perhatikan untuk tindakan ini. Dan tentu saja pihak rumah sakit tidak bisa bertindak gegabah atau akan menyangkut dengan citra kerja yang ada. Menghela napas panjang, Dimas ragu akan menjawab apa. Dia tidak ingin berbohong lagi. Tapi keadaan menuntut dirinya untuk melakukan hal itu, pria itu benar-benar ada di posisi yang tidak menguntungkan sejak dia menginjakan kakinya di Palembang. Anggun bukanlah Airin yang akan dengan mudah percaya dan berhenti bertanya saat Dimas memberi kebohongan itu. W

