CILY CEO 76. Airin tidak pernah mengira dirinya akan berada di posisi sekarang, duduk terdiam seribu bahasa dengan senyum tipis yang tersungging untuk menutup kecanggungannya, tatapan yang sejak tadi tertuju pada ujung kakinya, dan lagi, d**a yang bertalu luar biasa. Sungguh jika saja dia tidak berpikir akan mu nantinya, mungkin Airin sudah lari sekarang. Lari dari kenyataan yang sebentar lagi akan dipersunting oleh seorang pria. Membayangkannya saja sudah membuat dia merona sendiri. Dadanya kembang kempis tiap kali mengingat hal itu. "Lega?" Airin menoleh dengan sangat lambat, bagai slow motion yang membuat Dave terkekeh karena geli, pria itu itu sejak tadi sudah gatal untuk menanyakan hal ini. Tapi dia tahan karena tidak ingin membuat Airin tertekan, belum lagi kelakuan sang ayah yan

