Bab 49: Lamaran

1100 Kata

Dominic tengah sibuk bekerja saat Piter masuk dengan sedikit tergesa "Ada apa?" "Selamat, Tuan saham kita kembali naik, anda berhasil meyakikan mereka jika semua akan baik- baik saja." Dominic menghela nafasnya lega, dia menyandarkan punggungnya lelah ke sandaran kursi. "Tangani sisanya, aku mau menemui Mikha," ucapnya bangkit dengan segera, sudah saatnya dia menemui sang kekasih, dan tentu saja dia akan menagih janjinya pada Mike. "Baik, Tuan." Sepanjang perjalanan Dominic tak kehilangan senyumnya, perasaannya terasa lebih ringan dan dia tidak akan menunda waktu untuk segera menikahi Mikha, memberi status juga pada bayinya. "Dom!" Baru saja akan memasuki mobil Dominic mendengar seseorang memanggilnya. Dia menoleh dan menemukan Renata di belakangnya, tanpa menjawab Dominic hanya mena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN