Tidak bisa dia mengatakan kepada Analika Pirlien kalau semua nya bisa saja terjadi begitu saja, tanpa memikirkan apa yang sudah di jadikan diri ini sebuah keinginan Lia. Raiden Vel menjaga perasaan Analika Pirlien yang sudah selalu sabar denga keadaan yang membuat diri nya semakin mendalam. “Kau kenapa diam saja tanya aku?” Ucap Analika Pirlien yang sangat heran dengan semua nya bisa di lakukan saat ini. Analika Pirlien semakin tidak yakin kalau semuanya bisa berjalan dengan baik juga saat ini, Raiden Vel yang seperti orang ketakutan saja dan tidak ada yang bisa di lakukan lagi mau bagaimana pun berada saat ini menjadi sebuah kenyataan diri saja. “Hm, tidak apa-apa. Jangan di pikir kan lagi apa yang sudah aku katakan saat ini, sekarang kekhawatiran itu akan segera pudar begitu saja dan

