Tiga Enam

1949 Kata

Aloys menghela napas. Ia merogoh sakunya kemudian menyerahkan ponselnya pada Aileen Aldari agar ia bisa menghubungi La Vie. "Coba menghubunginya dengan ponselku, dia mungkin tidak akan menolak untuk bicara denganmu!" Aileen Aldari menatapnya beberapa saat. Ia memang ingin bicara dengan La Vie tapi ia tak tahu apa yang akan ia katakan padanya mengingat terakhir kali mereka bicara, mereka terlibat dalam perdebatan sengit dan ia tahu hal itu memang karena kesalahannya. Bahkan hingga detik ini ia belum memutuskan apapun dan ia tahu hal itu salah dan amat mengecewakan bagi gadis itu. Ia menghela napas sembari berpikir. Setelah berhasil menyakinkan diri, ia baru meraih ponsel itu.  Kali ini ia tidak ingin membela diri dan membiarkan La Vie mengungkapkan apapun yang ia rasakan tak peduli seka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN